do you girls believe
in story about - a great shoe can lead you to a unbelievable journey….
and also can lead you to your true love ??
I think some of us
believe it… or at the least Callie believe it.. :/
she wish, that when
she buy a Prada… she can buy her pride from Angela and her friends
- The Mean Girl in her School - but… who says change the
state as easy as turning the palm of the hand?? Callie has prove it… because of
her new shoe, she thrown into the 1815…
then… it’s how her
story in 1815 began.
in 1815, she met Emily
who accept her with very friendly - even if Emily was known her as
Rebecca, her old friend from America - aanndd… she also met Alex,
a charming young Duke, that unknowingly she start interested to the
Duke…. (WOW!)
who knows… that
Callie’ story is began here? she start learn to rearrange her life
here… slowly but surely, she began to change her thought about themselves…
and she start to enjoy her life as is her.
wear your best shoe
and join with Callie to the places you never thought before…
seorang raja terkenal suatu saat merasa murung memikirkan kesulitan - kesulitan kerajaannya. raja ini kemudian meminta kepada ketiga orang putrinya untuk menghibur dan menentramkan hatinya.
setelah mereka bercakap - cakap sebentar, maka raja pun bertanya sampai mana putri - putrinya mengasihi raja.
dua dari putrinya itu lalu menjawab, "lebih dari pada emas dan perak yang ada di dunia ini." rajapun amat senang dan terhibur oleh jawaban kedua putrinya itu.
kemudian, ia bertanya pula kepada putri bungsunya yang sedari tadi belum menjawab, "aku mengasihi ayah bagaikan garam!"
raja menjadi marah mendengar jawaban itu dan tidak habis mengerti. raja menganggap putri bungsunya itu telah melecehkannya. akan tetapi, koki raja yang juga mendengarkan jawaban putri bungsu itu mengetahui bahwa jawaban si bungsu itu mempunyai arti paling mendalam.
keesokan harinya, ketika menghidangkan makanan pagi, sang koki tidak membubuhkan garam sama sekali pada masakan yang dihidangkannya. ketika makan bersama, raja dan ketiga putrinya tidak dapat menikmati hidangan itu karena makanan itu semuanya terasa begitu hambar. raja hampir marah dan memanggil koki itu. tetapi, ia tiba - tiba menyadari arti semuanya itu, lalu tertawa terbahak - bahak, bergembira dan berteriak, "aku mengerti sekarang, aku mengerti sekarang!" lalu, raja pun berpaling kepada putri bungsunya dan berkata denan terharu, "aku mengerti sekarang, ternyata kasihmu terhadapku adalah yang paling besar."
**Garam memang adalah hal yang kecil, tetapi
fungsi dari garam itu sangatlah besar seperti halnya diri kita sebagai garam
dunia. Kita baru memiliki fungsi bila hidup kita sudah mencair dan bersatu
dengan lingkungan di mana kita berada. Bukan berarti hidup kita menjadi sama
dengan dunia tapi kita memberikan diri kita bagi mereka.**
"KAMU ADALAH GARAM DUNIA. JIKA GARAM ITU MENJADI TAWAR, DENGAN APAKAH IA DIASINKAN?....." (Matius 5:13)
Novel Brother merupakan karya fiksi
karangan Shofi Annisa ini berkisah tentang perjalanan Emerald sebagai
tokoh utama dalam pencarian jati dirinya dan menemukan kembali kakak kandung
yang terpisah darinya belasan tahun yang lalu.
Novel Brother menggambarkan Emerald
sebagai seorang remaja yang terbilang sempurna dan memiliki hampir segala hal
yang diimpikan oleh remaja seusianya, mulai dari prestasi di bidang akademik,
maupun non-akademik, bahkan sampai menjadi idola sekolahan. Meski dari luar
tampaknya kehidupan Emerald tergolong sempurna, tetapi sesungguhnya justru
banyak hal dalam dirinya yang sangat disesalkannya, seperti ayahnya yang
terlalu over protective padanya karena Emerald salah satu orang yang bergolongan
darah B rhesus negative, salah satu golongan darah langka yang seringkali
membuat ayahnya ketakutan setiap kali Emerald terluka karena akan sangat sulit
menemukan darah berrhesus negative. Selain itu, cerita masa kecilnya bersama kak
Garnet, kakak kandungnya yang telah menghilang selama belasan tahun, tidak pernah bisa
hilang dari benaknya. Belum lagi kenyataan aneh bahwa Emerald membenci angka 11
yang bahkan membuatnya tidak pernah mendapatkan nilai sempurna kerena selalu
menolak mengerjakan soal nomor 11 jika jumlah soalnya lebih dari 10 nomor.
Dalam perjuangan pencarian jati dirinya inilah
Emerald bertemu dengan Pak Radit yang telah mengubah dan mengajarinya banyak
hal tentang hidup, sehingga perlahan tapi pasti Emerald meninggalkan sifat
egoisnya dan mulai peduli terhadap orang – orang disekitarnya. Tidak hanya itu,
dalam perjuangannya, Emerald juga menemukan arti dari pertemanan yang
sesungguhnya dan betapa singkatnya hidup di dunia ini melalui kematian sahabat
baiknya, Alan dan Tiara juga kematian ayahnya. Namun hal utama yangmenjadi tiang masalah, pada akhirnya Emerald
berhasil mengatasi kebenciannya terhadap angka 11 dan bertemu kembali dengan
kakaknya yang selama 13 tahun ini selalu dinantinya.
Secara garis besar, novel ini
mengandung banyak pengetahuan dan manfaat bagi para pembaca. Melalui kisah dan
perjuangan para tokohnya kita dapat mempelajari banyak hal tentang kehidupan
yang singkat ini. Bahwa, setiap pertemuan pasti selalu memiliki saatnya sendiri
untuk berpisah dan bahwa sekuat apapun kita, kita tidak akan pernah sanggup
untuk berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain.
"sebaiknya
kau menyerah karena mencoba membuatku menyerah"
“jika
ada hal yang dinamakan kedamaian, aku akan mencarinya! Aku tidak akan
menyerah!”
“tapi aku percaya bahwa suatu saat nanti akan
datang hari dimana semua manusia saling mengerti!!”
Sasuke “jika
seorang mencintai, maka ada resiko untuk dibenci”
Jugo “kita
semua terluka karena saling melindungi… kita saling membutuhkan.”
Tsunade “kalian hanyalah segerombelan teroris yang mencoba
menghancurkan ketenangan yang diciptakan oleh para pendahulu kami”
Pain “jangan tinggi hati!” “kedamaian kalian hanya menghasilkan kekejaman
terhadap hidup kami” “dengan keadilan, aku akan membawa kedamaian” “kita hanya orang biasa yang dikuasai dendam
atas nama keadilan” “nantinya, waktu akan berlalu dan penderitaan
akan hilang dengan sendirinya.” “Penderitaan membuatku semakin kuat dan
berkembang” “cinta melahirkan pengorbana yang akan
melahirkan kebencian” “selama kau tak tahu penderitaan mereka, kau
takkan pernah bisa mengerti orang lain. Dan bahkan jika kau mengerti, itu
takkan menjamin toleransi dapat tercipta… inilah faktanya”
Naruto “silahkan bersantai dan minum teh atau apa saja, nek…” “jika dendam dinamakan keadilan, maka keadilan
itu akan menumbuhkan dendam yang lain….” ''Kalau tanganku patah, akan ku tendang dengan
kakiku ini. Kalau kakiku patah, akan ku gigit dengan gigiku ini. Kalau gigiku
dihancurkan juga, akan ku lihat dengan dengan tatapan tajam. Dan kalo mataku
dihancurkan juga, akan ku gunakan tubuhku untuk melawannya. Dan jika tubuhku
dihancurkan juga, aku pasti akan mengembalikan Sasuke” “aku gembira, aku kecewa setengah mati, aku tak
tahu harus merasa bagaimana?!!” “berhenti melimpahkan masalah ini padaku!” “jika kedamaian memang ada, maka aku akan
mencarinya sendiri!!”
Shikamaru ”Aku hanya ingin hidup seperti awan. Bebas, dan tenang.
Ketika aku tua nanti, aku mempunyai seorang istri dan mempunyai 2 anak, satu
laki-laki dan satu perempuan, lalu aku meninggal duluan, dan begitulah
kehidupanku berlangsung. Sayangnya semua tidak semudah itu, merepotkan sekali!”
Nagato “Aku hanya ingin melindungi mereka, walau harus
menjalani penderitaan seperti apapun” “jadi kedamaian sudah datang, ya?” “kau hanya korban dari kedamaian yang palsu” “tak apa konan… aku telah menemukan harapan
baru… harapan yang memiliki impian yang kita cari”
Hinata “aku takkan membiarkan kau menyentuh Naruto seujung
jaripun!!” “aku dulu selalu menangis dan menyerah, aku hamper
saja tersesat.. tapi kau.. kau menunjukkan jalan yang benar kepadaku. Aku selalu
mengejarmu, ingin menyusulmu. aku hanya ingin berjalan bersamamu. Aku ingin
bersamamu” “karena aku mencintaimu…”
Yondaime
”untuk apa aku meladeni makhluk yang akan menghancurkanku
hingga berkeping-keping?”
“dia nggak bisa diam yaa..” *nunjuk kyuubi (_ _
“)
“aku tahu kau bisa”
“hey, orang tua selalu percaya anak mereka bisa
melakukan apa saja, apapun itu.”
Konan “kali ini… aku harap kau menjadi seperti bunga
harapan yang tidak pernah mati”
Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku (Patrick) lebih suka jadi idiot daripada kehilanganmu (Spongebob)
Spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi? Patrick: menunggumu kembali.
Saat spongebob menjadi kaya dan melupakan patrick. teman-teman spongebob yang kaya pergi dari spongebob lalu spongebob memohon kepada patrick, dan patrick berkata: "kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali"
Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur-ubur nya spongebob, patrick berkata: "Tak apa kawan.. aku mungkin hanya bintang laut yang jelek, lebih baik aku pergi dari bikini bottom ini, ambil saja barang2ku, tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan"
Patrick berteriak : 'AKU JELEK DAN AKU BANGGA!!!
"Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bukan rahasia lagi." - Patrick Star
Waktu spongebob mau masuk anggota jelly spotter. terakhirnya patrick bilang: "pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat"
Waktu itu orang tua Patrick mau datang jenguk anaknya. Tapi Patrick takut dikatain bodoh sama orang tuanya. Demi Patrick, Spongebob bela2in akting jadi orang bego biar orang tua Patrick gak ngatain anaknya bego. Trus Patrick bilang ke SpongeBob: 'TEMAN ADALAH KEKUATAN"
Waktu patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang2 milik orang lain, terus dia berkata: "hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu"
Waktu spongebob mau les nyetir buat dapetin sim.. "seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari"
waktu episode yg si spongebob nyari spatula baru, terus dia dapet spatula yg emas (klo ga salah), tapi si spatula emasnya ga nurut sama si spongebob akhirnya dia balik pk spatula nya yg lama. trus si spongebob ngomong:"Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas"
saat patrick menjadi patricia dan akhirnya dia mengaku, patrick berkata: “Aku lelah berpura-pura menjadi orang lain!”
saat otak patrick tertukar dan dia menjadi genius, dia berkata: “Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan.”
Spongebob: “Tidak ada seorang pun dapat merubah orang lain, tapi seseorang dapat menjadi alasan bagi orang lain untuk berubah.”
Spongebob: "Kau boleh mengambil spatulaku, tapi jika kau mengambil harga diriku, saat itulah aku marah."
perkataan berkesan saat plankton ditolak oleh ibu Mr. Krabs: "Lebih baik merasa dicintai dan kehilangan daripada tidak pernah dicintai sama sekali."
gombalan plankton pada ibu MR. Krabs: "Mawar itu merah, kenanga itu biru, dominasi warna dunia ada padamu."
Mr. Krabs: “Sudah, nak! Terkadang apa yang tidak kau bicarakan lebih bernilai daripada yang kau bicarakan.”
Squidward: “Buat apa kau mengerjakannya sekarang, kalau masih bisa dikerjakan besok?.”
saat squidward dipecat karena dituduh mencuri picisan Mr. Krabs lalu spongebob mengejarnya, dia berkata: “Ada satu hal yang ingin kukatakan padamu sejak awal kita bertemu; Selamat tinggal!.”
Patrick: Pukullah aku jika aku bersalah, tapi jangan pernah tinggalkan aku, sahabat :')
Sewaktu
kita duduk di taman kanak-kanak, kita berpikir kalau seorang teman yang baik
adalah teman yang meminjamkan krayon warna merah ketika yang ada hanyalah
krayon warna hitam, teman yang mau berhujan-hujanan bersama kita, mau
menggandeng tangan kita saat kita dimarahi guru, dan menggambar kita yang
sedang bergandengan tangan dengannya di buku gambarnya.
Di sekolah
dasar, kita lalu menemukan bahwa seorang teman yang baik adalah teman yang mau
menemani kita ke toilet, menggandeng tangan kita sepanjang koridor menuju
kelas, membagi makan siangnya dengan kita ketika kita lupa membawanya, teman
yang bersedia mengulurkan tangannya saat kita terjatuh, teman yang mau
meminjamkan mainan barunya pada kita, hadir di saat pesta perayaan ulang tahun
kita dan selalu memberikan kado yang sesuai dengan yang kita inginkan.
Di sekolah
lanjutan pertama, kita punya ide kalau seorang teman yang baik adalah teman
yang mau menyontekkan PR-nya pada kita, mau menemani kita membolos bersama, teman
yang mau mendukung kita saat ada yang memusuhi kita, teman yang mau mengusap
airmata kita saat kita menangis, pergi bersama ke pesta dan menemani kita makan
siang.
Di SMA,
kita merasa kalau seorang teman yang baik adalah teman yang mengajak kita
mengendarai mobil atau motor barunya, mau menemani kita menghadap guru BK,
menunggu kita saat kita mendapat hukuman, membantu kita dalam tugas piket,
teman yang mau meyakinkan orang tua kita kalau kita boleh pulang malam sedikit,
teman yang mau menemani kita nonton bioskop saat ada film baru yang keluar, teman
yang mau membagikan kunci jawaban saat ujian Nasional, dan teman yang mau
mendengar kisah sedih saat kita putus dari pacar.
Di masa
berikutnya, kita melihat kalau seorang teman yang baik adalah teman yang selalu
ada terutama di saat-saat sulit kita, mau menemani kita saat meminta
tandatangan dari senior, menunggui kita saat kita masih ada kuliah, membuat
kita merasa aman melalui masa-masa seperti apapun terutama saat masa-masa MaBa,
mau menemani kita ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas kuliah, memberi
semangat saat kita stress mengerjakan tugas, membantu kita melewati tahun-tahun
awal kita di Universitas, memberi semangat kepada kita saat mendekat ujian
final, dan meyakinkan kita kalau kita akan lulus dalam ujian sidang sarjana
kita.
Dan
seiring berjalannya waktu kehidupan, kita menemukan kalau seorang teman yang
baik adalah teman yang selalu memberi kita dua pilihan yang baik, teman yang
tidak hanya mengatakan apa yang ingin kita dengar tetapi mengatakan apa yang
benar-benar kita butuhkan, merangkul kita ketika kita menghadapi masalah yang
menakutkan, menyemangati kita saat kita gagal dalam tes CPNS atau melamar
pekerjaan, membantu kita bertahan menghadapi orang-orang yang hanya mau
mengambil keuntungan dari kita, menegur ketika kita melalaikan sesuatu,
mengingatkan ketika kita lupa, membantu meningkatkan percaya diri kita,
menolong kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dan terlebih lagi, menerima
diri kita apa adanya.